Turun Hujan, Banjir Genangi Jabon Lagi

Jalan raya Kupang kembali digenangi air hingga setinggi 40 cm.

JABON (beritasidoarjo.com) Hujan yang turun beberapa hari ini, kembali menggenangi 5 desa yang ada diwilayah Kecamatan Jabon setinggi 40 cm, Senin (27/2/2017).

Selain karena hujan, banjir diwilayah Kecamatan Jabon juga dikarenakan tidak dioperasionalkan mesin pompa penyedot air yang berada di Dusun Pelayaran, Desa Tambak Kalisogo.

Abdul Manab Sekretaris Desa (Sekdes) Kedungpandan mengatakan bahwa banjir diwilayah Jabon juga disebabkan oleh warga Desa Tambakan Kecamatan Bangil yang melarang alat berat eskavator melakukan normalisasi saluran sungai Bangil Tak sepanjang 1,5 km di Dusun Keputran.

“Terkait larangan terhadap petugas pengairan yang akan melakukan normalisasi di sungai Bangil Tak itu sudah terjadi 4 hari yang lalu,” katanya.

Untuk itu, pihaknya akan segera mendatangi aparatur Desa Tambakkan mempertanyakan alasan warga yang melarang petugas Dinas Pengairan Kabupaten Sidoarjo melakukan normalisasi sungai Bangil Tak tersebut.

“Sebab persoalan banjir yang berada di Jabon sudah dilakukan koordinasi antara Pemerintah Kabupaten Sidoarjo dengan Pemerintah Kabupaten Pasuruan,” terangnya.

Diungkapkan oleh Sekdes Abdul Manab bahwa sebelumnya banjir didesanya sempat surut dan kering, namun karena hujan dan tidak dioperasikannya eskavator serta mesin pompa, air kembali menggenangi pemukiman warga.

“Kalau eskavator dan mesin pompa itu diopersikan kembali, saya yakin banjir akan segera surut kembali,” ungkapnya. (imams)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*