iklan

Bupati Saiful Ilah Terpilih Jadi Presiden Citynet

Foto bersama jajaran pengurus Citynet Indonesia setelah Kongres di Balikpapan.

SIDOARJO (beritasidoarjo.com) Bupati Sidoarjo H. Saiful Ilah, SH, M.Hum terpilih sebagai Presiden Citynet 2017-2021 dalam Kongres Citynet Indonesia dan sharing best practice di hotel Novotel, Balikpapan tanggal 2-4 Oktober 2017.

Bupati Sidoarjo H. Saiful Ilah mengatakan bahwa pelaksanaan pemilihan Presiden Citynet ditetapkan dua calon, yaitu Bupati Sidoarjo dan Walikota Banjarbaru yang disepakati oleh peserta.
“Saya terpilih menjadi presiden citynet periode 2017-2021,” kata H. Saiful Ilah, Rabu (4/10/2017).

Kemudian Walikota Banjarbaru Nadjmi Adhani mendampingi H. Saiful Ilah sebagai vice presiden periode 2017-2021.

“Hal yang dikerjasamakan antarkota itu adalah segala hal yang menjadikan hidup di kota-kota tersebut menjadi lebih nyaman,” katanya.

Bentuk-bentuk kerja sama tersebut antara lain pelatihan staf pemerintahan di bidang transportasi, pendidikan, dan kesehatan ke kota-kota yang jauh lebih maju seperti Seoul dan Yokohama yang adalah anggota jaringan Citynet Asia Pasifik.

“Juga terbuka banyak peluang kerja sama antarkota Citynet,” ucapnya.

Deputi Sekjen Citynet Asia Pasifik Dr. Ir. Aisa Tobing, M.Sc, MCP mengungkapkan bahwa citynet Indonesia merupakan wahana kegiatan berjejaring antara anggota dan stakeholder untuk bertukar pengalaman keberhasilan (best practices) masing-masing daerah.

“Tujuannya memberi penguatan kepada daerah dalam peningkatan kapasitas pembangunan berkelanjutan, berwawasan lingkungan untuk kesejahteraan rakyat,” ungkapnya.

Ia berharap kepengurusan baru ini bisa membawa Citynet Indonesia dalam kerja sama yang lebih maju lagi.

Pada kegiatan itu juga dilakukan sharing pengalaman dari Bupati Sidoarjo tentang dukungan legislatif kepada eksekutif untuk penganggaran kegiatan citynet.

Citynet adalah organisasi jaringan regional Asia Pasifik yang berdiri pada tahun 1987 dengan jumlah lebih dari 130 anggota, terdiri dari pemerintah level kota dan kabupaten dari 20 negara, NGO dan otoritas pembangunan.

Organisasi ini mengkhususkan dalam pembangunan perkotaan yang berkelanjutan (SDG’S) dengan fokus pada bidang perubahan iklim, pengurangan risiko bencana dan pembangunan infrastruktur melalui kerjasama antar kota.

Citynet mempromosikan pertukaran pengetahuan, keterampilan dan teknik melalui empat area program utama: program pelatihan, seminar dan forum, layanan konsultasi teknis (TAS) dan kerjasama teknis antar kota di negara-negara berkembang (TCDC). (imams/kominfo)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*