iklan

Pengurus DWP Harapkan Sekolah Dibawah Yayasannya Segera Terakreditasi

Wakil Ketua DWP Kabupaten Sidoarjo Ari Djoko Sartono memberikan arahan kepada 38 guru TK DWP di Pendopo Delta Wibawa.

SIDOARJO (beritasidoarjo.com) Perwakilan guru dari 38 lembaga sekolah Taman Kanak-kanak Dharma Wanita Persatuan (TK DWP) Kabupaten Sidoarjo yang belum terakreditasi mendapatkan sosialisasi penyiapan dokumen akreditasi di Pendopo Delta Wibawa, Kamis (5/10/2017).

Wakil Ketua DWP Kabupaten Sidoarjo Ari Djoko Sartono yang membuka acara tersebut mengatakan bahwa masih banyak sekolah DWP Kabupaten Sidoarjo yang belum terakreditasi.

“Padahal lembaga sekolah DWP telah berdiri sejak lama,” katanya.

Hal tersebut menjadi perhatiannya untuk diselesaikan karena dari semua lembaga sekolah DWP di Kabupaten Sidoarjo tidak semua rajin untuk memperbaiki akreditasinya.

“Saya bangga kepada sekolah yang rajin melaksanakan perbaikan akreditasi,” ucapnya.

Dalam kesempatan tersebut ia mengajak kepada semua guru DWP yang hadir agar semangat mencapai akreditasi dan meminta kepada guru sekolah TK DWP yang belum terakreditasi untuk tidak berkecil hati.

Sebagai guru ia menyadari betapa beratnya untuk mencapai akreditasi, tapi hal tersebut harus dilakukan agar mengetahui dimana letak kesulitan untuk mencapai akreditasi.

“Saya juga guru, jadi saya juga merasakan menyiapkan dokumen akreditasi itu tidak mudah. Berat, tetapi kalau tidak dimulai, kita tidak akan tahu mana kesulitan kita, mana kelemahan kita,” ujarnya.

Diungkapkan oleh Ari Djoko Sartono bahwa akreditasi bukan menjadi syarat sekolah TK untuk menyelenggarakan kegiatan belajar mengajar.

Namun akreditasi tersebut adalah bentuk pertanggung jawaban kepada masyarakat melalui kualitas sekolah DWP.

“Salah satu indikator atau penanda kualitas sekolah kita adalah akreditasi,” ungkapnya.

Untuk itu, ia berharap kepada sekolah TK yang belum terakreditasi untuk segera melengkapi dokumen akreditasi dan dalam satu bulan kedepan ia akan memantau perkembangan kesiapan dokumen dari sekolah tersebut.

“Satu bulan kedepan, kami akan memantau pengajuannya. Semua, dari 38 sekolah yang hadir akan kami pantau semua,” pungkasnya. (imams/kominfo)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*