iklan

Hormati Jasa Leluhur, Warga Telocor Larung Sesaji Ke Laut

Warga membawa tumpeng dan hasil bumi untuk di larung ke laut.

JABON (beritasidoarjo.com) Ratusan warga Dusun Telocor, Desa Kedungpandan, Kecamatan Jabon menggelar acara larung sesaji ke laut dalam rangka memperingati bulan Muharram 1439H, Kamis (12/10/2017).

H. Kasum, salah satu tokoh masyarakat Dusun Telocor mengatakan bahwa larung sesaji merupakan momentum ritual yang rutin diperingati setiap tahun, terutama di bulan Muharram.

“Larung sesaji sebagai rangkaian dari acara ruwat Desa Kedungpandan,” katanya.

Diungkapkan oleh H. Kasum bahwa larung sesaji merupakan bentuk rasa syukur kepada Tuhan dan penghormatan kepada para leluluhur Dusun Telocor.

Selain itu, larung sesaji dimaksudkan agar supaya hasil bumi dan pertanian warga bisa melimpah serta tidak terserang wabah penyakit.

“Selain menjadi tradisi turun-temurun, larung sesaji ini ditujukan supaya hasil bumi dan pertanian di wilayah Telocor selalu baik, tidak ada wabah apapun,” ungkap pria yang akrab dipanggil Abah Kasum itu.

Hal senada juga disampaikan oleh Baidowi Kepala Dusun (Kadus) Telocor menuturkan bahwa larung sesaji dilakukan sebagai bentuk rasa syukur kepada Tuhan agar diberi keberkahan dan keselamatan untuk warga Telocor.

“Larung sesaji rutin dilaksanakan dengan tujuan agar mendapat ridho, syafaat, selalu diberi keberkahan dan keselamatan sampai anak cucu,” tuturnya.

Ratusan warga Telocor dengan diiringi barongsai melarung tumpeng nasi kuning dan macam-macam hasil bumi ke laut dimulai dari pelabuhan.

Setelah melakukan larung sesaji ke laut, pada malam harinya warga Telocor akan mengadakan pegelaran pagelaran wayang kulit, pertunjukan ludruk dan pengajian umum di Pendopo Desa Kedungpandan. (pra)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*