Cak Nur : Seni Dan Budaya Merupakan Jati Diri Bangsa

SIDOARJO (beritasidoarjo.com) Wakil Bupati (Wabup) Sidoarjo H. Nur Ahmad Syaifuddin, SH mengukuhkan Pengurus Dewan Kesenian Daerah (Dekesda) Kabupaten Sidoarjo periode 2017-2022 di pendopo Delta Wibawa, Jum’at (15/12/2017).

Cak Nur menyerahkan penghargaan kepada para pelaku seni di pendopo Delta Wibawa.

Wabup Sidoarjo berharap kepengurusan yang baru dapat mengemban tugas dengan baik sehingga kesenian di Kabupaten Sidoarjo dapat lebih berkembang lagi.

Pria yang akrab dipanggil Cak Nur itu mengatakan bahwa berkesenian maupun berbudaya adalah pembeda manusia dengan mahluk lainnya yang merupakan ciri khusus umat manusia.

“Tidak ada mahluk lain selain manusia yang berkesenian dan berbudaya,” katanya.

Untuk itu, rasa seni dan budaya harus dapat dikembangkan karena tanpa seni dan budaya hidup tidak akan indah.

Maka dari itu, Cak Nur mengajak semua pihak untuk terus mengembangkan rasa seni dan budaya agar mempunyai jati diri, ciri khas dan kebanggaan.

“Karena dengan seni dan budaya, kita akhirnya mempunyai jati diri, mempunyai ciri khas dan mempunyai kebanggaan,” ucapnya.

Diungkapkan oleh Cak Nur bahwa Kabupaten Sidoarjo sangat kaya akan seni dan budaya yang patut dikembangkan dan dilestarikan menjadi potensi daerah dalam menumbuhkan perekonomian.

Apabila seni dan budaya tersebut dikemas dengan baik akan menjadi daya tarik tersendiri bagi suatu daerah, seperti halnya yang sudah dilakukan oleh masyarakat Bali.

“Namun dari semua itu, berkesenian dan berbudaya bukan soal materi,” ungkapnya.

Menurut Cak Nur seni adalah letupan hati pelaku seni yang harus diekspresikan dan hal itu disambut baik oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo.

Lewat Dekesda Sidoarjo diharapkan menjadi wadah bagi pelaku seni untuk berekspresi, bekerja keras untuk menjadikan seni dan budaya sebagai destinasi baru pariwisata di Kabupaten Sidoarjo.

“Apabila seni dan budaya ini dikemas dengan baik akan menjadi destinasi baru dan akan dilirik masyarakat nasional maupun internasional yang akhirnya akan menguatkan perekonomian kita sendiri,” ujarnya.

Ketua Dekesda Sidoarjo Ali Aspandi mengaku siap akan tugas yang akan diembannya dan bersama pengurus lainnya akan terus berupaya menggali, meningkatkan serta mengembangkan kesenian dan kebudayaan di Kabupaten Sidoarjo.

Kerjasama dengan komunitas seni maupun sanggar-sanggar seni akan ia lakukan, maka dari itu ia juga meminta dukungan semua pihak agar seni dan budaya di Kabupaten Sidoarjo semakin berkembang.

“Kami mohon doa restu dan dukungan kepada pelindung kami, bapak bupati, bapak wakil bupati dan bapak ketua DPRD, kami sadar untuk mengemban amanah ini cukup berat, apalagi memimpin para seniman di Sidoarjo,” akunya.

Diterangkan oleh Ali bahwa keberadaan Dekesda Sidoarjo untuk mendukung pembangunan seni dan budaya di Kabupaten Sidoarjo yanga mana Dakesda Sidoarjo akan membuat program pelestarian dan pengembangan seni dan budaya.

Dalam pengukuhan tersebut juga diberikan penghargaan kepada 6 orang pelaku seni di Kabupaten Sidoarjo dengan 6 kategori, diantaranya kategori pelopor seni tari, kategori pelestari seni pertunjukkan, kategori pencipta, kategori muda dan berdedikasi, kategori tokoh dan kategori sang purna. (imams/kominfo)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*