Pengedar Pil Koplo Ditangkap Di SPBU Arteri Porong

TANGGULANGIN (beritasidoarjo.com) Ringkas Dimbo Galaga (22 tahun) pria pengangguran asal Dusun Melikan RT 07 RW 08, Desa Kejapanan, Kecamatan Gempol-Pasuruan diringkus anggota Polsek Tanggulangin di SPBU jalan raya Arteri Porong, Selasa (9/1/2018).

Tersangka Ringkas Dimbo Galaga saat diamankan di Polsek Tanggulangin.

Tersangka diamankan oleh anggota Polsek Tanggulangin sekitar pukul 20.00 wib pada hari Senin (8/1/2018) karena kedapatan membawa pil double L (koplo) sebanyak 190 butir yang dibungkus dalam 7 bungkus plastik kecil.

Kapolsek Tanggulangin Kompol Sirdi mengatakan bahwa penangkapan tersangka berdasarkan informasi dari masyarakat yang melihat seseorang sedang melakukan transaksi barang haram tersebut di SPBU jalan raya Arteri Porong.

“Berdasarkan informasi itu, langsung kami terjunkan anggota untuk melakukan pengintaian dan penyelidikan ke lokasi,” katanya.

Tidak membutuhkan waktu yang lama, tenyata ada dua orang yang sedang melakukan transaksi barang haram tersebut dan segera dilakukan penangkapan terhadap tersangka.

Selain berhasil mengamankan 190 butir pil koplo, anggota Polsek Tanggulangin juga berhasil mengamankan Handphone (Hp) Andromax serta uang sebesar Rp 150 ribu yang diduga hasil penjualan.

“Langsung kita tangkap, diperiksa dan digeladah. Dan berhasil ditemukan barang bukti berupa pil koplo disaku celana warna coklat,” ucapnya.

Sementara itu, seseorang yang melakukan transaksi dengan tersangka adalah saksi yang sengaja dipakai untuk memancing tersangka yang selama ini diduga sebagai pengedar narkoba.

Dari keterangan tersangka bahwa dirinya sengaja menjadi pengedar pil koplo karena tidak memiliki pekerjaan dan uang hasil penjualan barang haram tersebut digunakan untuk mencukupi kebutuhan hidupnya sehari-hari.

Akibat perbuatannya, tersangka akan dijerat dengan pasal 196 dan atau 197 UURI No.36 tahun 2009 tentang kesehatan dengan ancaman hukuman diatas 10 tahun penjara. (imams)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*