Pemuda Zaman Now Harus Jadi Subyek Politik

Imam Safi’i Ketua Kartarkab Sidoarjo saat menjadi narasumber Dialog Politik Pemuda Milineal di Warkop Ind1 Ruko Surya Square AA-34 Sidodadi, Kecamatan Candi.

CANDI (beritasidoarjo.com) Ketua Karang Taruna Kabupaten (Kartarkab) Sidoarjo Imam Safi’i berharap agar pemuda milineal atau yang biasa disebut pemuda zaman now tidak hanya menjadi obyek politik, namun harus bisa menjadi subyek politik.

Hal itu disampaikan Imam Safi’i seusai menjadi narasumber Dialog Politik Pemuda Milineal di Warkop Ind1 Ruko Surya Square AA-34 Sidodadi, Kecamatan Candi yang digagas oleh Dewan Pimpinan Daerah Partai Solidaritas Indonesia (DPD PSI) Sidoarjo, Sabtu (3/2/2018) kemarin.

Dikatakan oleh Imam Safi’i bahwa selama ini anak-anak muda hanya dijadikan obyek politik saja, terutama pada saat ada hajatan politik seperti Pemilihan Kepala Desa (Pilkades), Pemilihan Legislatif (Pileg) maupun Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada).

“Sudah saatnya pemuda maju dan masuk ke dunia politik,” katanya.

Dijelaskan oleh Imam Safi’i bahwa saat ini Indonesia telah memasuki bonus demografi penduduk, dimana 67 persen dari jumlah penduduk Indonesia adalah mereka yang berusia produktif atau bisa juga disebut sebagai pemuda.

Untuk itu, ia berharap anak-anak muda khususnya di Kabupaten Sidoarjo bisa berperan aktif dalam dunia politik agar dapat ikut serta menentukan nasib bangsanya atau daerahnya masing-masing.

“Karena dalam kehidupan berbangsa dan bernegara ini tidak bisa dipisahkan dari politik,” jelasnya.

Ia merasa yakin kalau pemuda zaman now mau dan bersedia masuk ke dunia politik, maka harapan akan sebuah perubahan itu akan segera terwujud.

Karena pemuda zaman now adalah pemuda-pemuda yang memiliki pengetahuan dan kecerdasan berpikir lebih bila dibandingkan dengan generasi-generasi sebelumnya.

“Jadi bukan zamannya lagi, pemuda hanya jadi penggembira atau simpatisan saja,” ucapnya.

Oleh sebab itu, ia mengapresiasi pihak-pihak yang selama ini sudah mengajak atau mengenalkan politik kepada anak-anak muda di Kabupaten Sidoarjo.

Karena dengan demikian para pemuda tersebut mengerti dan memahami bahwa politik itu tidak kotor dan buruk seperti yang selama ini didengung-dengungkan. (pram)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*