Jutaan Pil Setan Dimusnahkan Polresta Sidoarjo

Proses pemusnahaan jutaan pil PCC oleh Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Himawan Bayu Aji di Mapolsek Wonoayu.

WONOAYU (beritasidoarjo.com) Kepolisian Resor Kota (Polresta) Sidoarjo memusnahkan barang bukti pil sebanyak 5.395.000 butir yang terdiri dari jenis PCC, Somadril dan DMP di Mapolsek Wonoayu, Kamis (1/3/2018).

Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Himawan Bayu Aji mengatakan bahwa pemusnahan barang bukti jutaan pil haram itu merupakan hasil pengungkapan kejahatan di Desa Sawocangkring, Kematan Wonoayu beberapa waktu yang lalu.

“Karena jumlah sangat banyak, maka kita harus giling habis dan dicampur dengan semen supaya terkontaminasi sehingga tidak bisa digunakan lagi,” katanya.

Jutaan pil setan tersebut oleh petugas dimusnahkan dengan cara digiling menggunakan mesin molen dan dicampur semen kemudian dipendam ke dalam tanah.

Tim Laboratorium Forensik Bareskrim Mabes Polri Cabang Surabaya, Kasubdit Narkoba Forensik AKBP Arif Andik menjelaskan bahwa sangat berbahaya kalau mengkonsumsi pil PCC, Somadril dan DMP karena bisa mengakibatkan kematian bagi pemakainya.

“Pil ini bisa menyerang jantung dan mengakibatkan kematian bagi pemakainya apabila mengkonsumsinya. Makanya pil seperti ini dilarang sejak tahun 2013,” jelasnya.

Ia juga menunjukkan alat deteksi yang beranama PROMAK untuk mengetahui obat-obatan yang mengandung zat-zat berbahaya, seperti Narkoba atau barang bukti yang didapat oleh petugas kepolisian.

Dengan alat tersebut obat-obatan terlarang bisa terdeteksi karena alat itu bisa memancarkan gelombang yang bisa mendeteksi jenis-jenis pil haram.

“Melalui panca gelombang yang diserap, nanti akan keluar nama jenis pil tersebut pada layar monitor,’’ terangnya.‎‎‎‎

Dalam pemusnahan jutaan pil haram itu disaksikan juga oleh Kepala BNN Sidoarjo, tokoh masyarakat, Ulama, Forkopimka Wonoayu serta Tim Laboratorium Forensik Bareskrim Mabes Polri Cabang Surabaya.‎ (imams)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*