PAUD Dan TK Dapat BOP Melalui DAK Non Fisik

Wakil Bupati Sidoarjo H. Nur Ahmad Syaifuddin, SH membuka sosialisasi Juknis penggunaan DAK non fisik BOP PAUD dan TK di aula Delta Graha Setda Sidoarjo.

SIDOARJO (beritasidoarjo.com) Lembaga pendidikan mulai dari Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan Taman Kanak-kanak (TK) diwilayah Kabupaten Sidoarjo akan mendapatkan Bantuan Operasional Penyelenggara (BOP) melalui Dana Alokasi Khusus non fisik dari pemerintah pusat.

Petunjuk Teknis (Juknis) penggunaan DAK non fisik BOP PAUD  dan TK itu disosialisasikan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (P&K) Kabupaten Sidoarjo di aula Delta Graha Setda Sidoarjo, Senin (12/3/2018).

Sosialisasi yang diikuti oleh 870 kepala PAUD, 760 kepala TK, 18 penilik dan 19 pengawas TK itu dibuka oleh Wakil Bupati (Wabup) Sidoarjo H. Nur Ahmad Syaifuddin, SH didampingi oleh Kepala Dinas P&K Kabupaten Sidoarjo Drs. Ec. Asrofi dan Kepala Bidang (Kabid) Pembinaan Paud dan Pendidikan Non Formal Dinas P&K Kabupaten Sidoarjo Dr. Dra. Sri Sutarsi.

Wabup Sidoarjo H. Nur Ahmad Syaifuddin mengatakan bahwa pelaksanaan BOP diberikan melalui DAK non fisik untuk meningkatkan layanan PAUD dan TK yang insklusif, adil dan bermutu serta berkelanjutan.

“Tujuannya untuk membantu penyediaan pendanaan biaya operasional non personalia kepada lembaga pendidikan PAUD,” katanya.

Untuk itu, pria yang akrab dipanggil Cak Nur itu meminta kepada lembaga pendidikan PAUD dan TK untuk menggunakan BOP sesuai petunjuk teknis yang ada sebagai pedoman dalam penggunaannya.

Karena dengan begitu perencanaan, pengelolaan, pertanggungjawaban serta pelaporan dan akuntabilitas penggunaan dana BOP PAUD dapat tetap sasaran dan tepat waktu sesuai ketentuan yang berlaku.

“Semoga dengan diselenggarakannya sosialisasi DAK non fisik BOP PAUD ini bisa lebih meningkatkan peran satuan pendidikan dalam peningkatan mutu pembelajaran yang berkualitas,” ucapnya.

Kepala Dinas P&K Kabupaten Sidoarjo Asrofi mengungkapkan bahwa penyelenggaraan sosialisasi akan dilakukan selama 6 hari yang dibagi dalam dua gelombang, yakni tanggal 13-15 Maret dan tanggal 20-22 Maret.

“Narasumbernya dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sidoarjo, Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Kabupaten Sidoarjo, Inspektorat Kabupaten Sidoarjo serta dari Kantor Pajak Kabupaten Sidoarjo dan dari Kejaksaan Negeri Sidoarjo,” ungkapnya. (imams/kominfo)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*