May Day, Kabupten Sidoarjo Hanya Sebagai Tempat Titik Kumpul

Wakil Bupati Sidoarjo H. Nur Ahmad Syaifuddin, Kapolresta Sidoarjo Kombespol Himawan Bayu Aji, Dandim 0816 Sidoarjo Letkol Inf. Fadli Mulyono Ketua SPSB Sidoarjo Sukarji dan Ketua SPI Sidoarjo Edi Kuncoro.

SIDOARJO (beritasidoarjo.com) Pada Hari Buruh/May Day (1 Mei 2018) besok, Wakil Bupati Sidoarjo H. Nur Ahmad Syaifuddin, SH meminta kepada seluruh pekerja yang ada di Kabupaten Sidoarjo untuk memperingatinya dengan tenang.

Para buruh diharapkan dapat menciptakan suasana yang kondusif, Jikalau ada demo hendaknya dilakukan sewajarnya tanpa mengganggu aktifitas masyarakat lain yang sedang memanfaatkan hari libur tersebut.

“Walaupun mungkin demo, diharapkan biasa-biasa sajalah,” kata H. Nur Ahmad Syaifuddin saat acara Cangkrukan dengan beberapa pengurus organisasi buruh di Kabupaten Sidoarjo yang diselenggarakan oleh Polresta Sidoarjo di Restoran Handayani Perumahan KNV Sidoarjo, Jumat (27/4/2018) malam.

Pria yang akrab dipanggil Cak Nur itu mengatakan bahwa penentuan upah selalu menjadi perdebatan antara pekerja dan pengusaha, maka dari itu ia berharap kedua belah pihak dapat duduk bersama untuk merumuskan dengan baik.

“Pemerintah akan berada ditengah-tengah untuk menentukan kebijakan yang akan disepakati bersama,” katanya.

Cak Nur meminta agar buruh dan pengusaha dapat mensajikan data kebutuhan hidup layak yang sebenarnya sebagai acuan penentuan upah diwilayah Kabupaten Sidoarjo.

“Keadaan yang sesungguhnya hendaknya dapat di potret oleh kedua belah pihak,” ucapnya.

Ketua Serikat Pekerja Independent (SPI) Sidoarjo Edi Kuncoro mengungkapkan bahawa pada peringatan Hari Buruh diperkirakan ada sekitar 3 ribu buruh yang akan turun ke jalan, dimana titik kumpulnya di Alun-alun Sidoarjo.

Mereka akan menyuarakan aspirasinya ke Gubernur Jawa Timur (Jatim), tidak ke Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo karena saat ini pengawas ketenagakerjaan sudah menjadi kewenangan Propinsi Jatim.

“Tidak ada tuntutan untuk Pemkab Sidoarjo karena saat ini pengawas ketenagakerjaan menjadi kewenangan Pak Gubernur, maka dari itu tuntutannya ke Pak Gubernur yang menyangkut kebijakan,” ungkapnya.

Sekitar 3 ribu buruh itu akan menggunakan kendaraan sekitar 30-40 truk dan sepeda yang akan berangkat ke Surabaya dengan titik kumpul di Alun-alun Sidoarjo mulai jam 9 pagi sampai jam 12 siang.

“Sidoarjo hanya dijadikan tempat istirahat, maka potensi konflik dan gejolak tidak ada atau relatif aman,” ujarnya.

Sementara itu, Kapolresta Sidoarjo Kombespol Himawan Bayu Aji meminta kepada semua pihak agar Hari Buruh atau yang biasa di sebut May Day itu dijadikan sebagai hari Fun Day atau hari senang-senang memperingati hari lahirnya buruh.

“Kami ingin merubah mindset peringatan May Day adalah hari yang mencekam menjadi hari yang menyenangkan,” terangnya.

Ia juga meminta seluruh lapisan masyarakat untuk terus menjaga Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) agar tetap kondusif karena menjaga Kamtibmas bukan hanya menjadi tugas polisi saja, namun dibutuhkan peran serta masyarakat.

Dijelaskan oleh Kombespol Himawan Bayu Aji bahwa Kabupaten Sidoarjo telah ditetapkan sebagai kabupaten dengan kondusifitas Kamtibmasnya yang bagus. Hal tersebut merupakan andil dari semua pihak.

“Kita patut bersyukur dan berterimakasih kepada masyarakat karena berkomunikasi yang baik sehingga kondusifitas Kamtibmasnya terjaga dengan baik,” jelasnya. (imams/kominfo)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*