Curi STNK dan BPKB, Anak Angkat Masuk Bui

Tersangka saat digelandang petugas Polsek Tulangan.

TULANGAN (beritasidoarjo.com) Pungki Setyo (23 tahun) pria yang tinggal di Perumtas III Blok M. No. 35, Desa Kepuh Kemiri,Kecamatan Tulangan terpaksa harus berurusan dengan Polsek Tulangan, Minggu (6/5/2018).

Tersangka diamankan oleh anggota Polsek Tulangan oleh Selamet Kosim (37 tahun) perangkat Desa Grabagan yang tak lain bapak angkatnya sendiri setelah melakukan pencurian Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) dan Bukti Pemilikan Kendaraan Bermotor (BPKB) miliknya.

Kapolsek Tulangan AKP Nadzir Syah Basri mengatakan bahwa kasus pencurian STNK dan BPKB sepeda motor milik korban terjadi pada 15 Maret 2018 sekitar pukul 16.00 WIB lalu, dimana saat itu tersangka dimintai tolong oleh korban untuk menjaga rumah karena akan ditinggal pergi.

“Tanpa menaruh rasa curiga, korban meminta pelaku untuk menjaga rumahnya yang berada di Desa Grabagan,” katanya.

Melihat kesempatan itu, tersangka dengan leluasa menggeledah seisi rumah yang ditinggal oleh pemiliknya itu dan mengambil STNK beserta BPKB sepeda motor yang disimpan didalam lemari.

Korban yang pulang kerumah merasa kaget setelah mendapati STNK beserta BPKB sepeda motornya yang tersimpan didalam lemari tidak ada ditempatnya, begitu juga tersangka yang juga tidak diketahui keberadaannya.

“Korban diberitahu oleh tetangganya bahwa pelaku baru menawarkan STNK dan BPKB untuk digadaikan,” ucapnya.

Akhirnya korban melaporkan kejadian tersebut pada tanggal 24 April 2018 ke Polsek Tulangan untuk ditindak lanjuti sesuai dengan hukum yang berlaku.

Berdasarkan laporan dari korban, tersangka berhasil ditangkap di warung kopi yang tidak jauh dari rumahnya dan langsung digelandang ke Polsek Tulangan guna proses hukum lebih lanjut.

“STNK dan BPKB disita sebagai barang bukti,” tegasnya.

Akibat perbuatannya, tersangka akan dijerat dengan pasal 362 KUHP tentang tindak pidana pencurian yang ancaman hukumannya 5 tahun penjara. (imams)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*