Tiga PSK Tlocor Terjaring Razia Operasi Gabungan

Ketiga orang yang diduga PSK saat diamankan di Polsek Jabon.

JABON (beritasidoarjo.com) Devi Ratnawati (28 tahun) warga Desa Kepadangan RT 04 RW 02, Kecamatan Tulangan, Warsita (41 tahun) warga Dusun Sidodadi Kemloko RT 01 RW 07, Kecamatan Garum-Blitar dan Ana Mariana (44 tahun) warga Dusun Rowo Telu RT 03 RW 05, Desa Tanggul-Jember diamankan di Polsek Jabon, Kamis (13/9/2018).

Ketiganya yang diduga sebagai Pekerja Seks Komersial (PSK) itu diamankan oleh petugas gabungan dari jajaran TNI/Polri dan satpol PP Kecamatan Jabon saat melayani tamu dikamar yang beradal di Dusun Tlocor, Desa Kedungpandan-Kecamatan Jabon.

Kapolsek Jabon AKP Saadun mengatakan bahwa pihaknya telah mengamankan tiga orang PSK yang masih beroperasi dan melayani tamu dilokalisasi Dusun Tlocor, yaitu di komplek milik Fadil dan Suryani.

“Saat diamankan, dua orang PSK sedang menunggu tamu dan satunya sedang melayani tamu didalam kamar,” katanya.

Sedangkan beberapa PSK lainya langsung lari tunggang langgang begitu mengetahui kehadiran petugas gabungan dari Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimka) Jabon.

Ditegaskan oleh AKP Saadun bahwa pihaknya tidak pernah main-main dana akan melakukan tindakan tegas apabila ditempat tersebut masih digunakan sebagai ajang mesum.

“Dilokasi itut sudah terpasang papan himbauan yang bertuliskan dilarang melakukan praktek protitusi,” tegasnya.

Selain mengamankan ketiga orang PSK, pihaknya akan memanggil pemilik dan pengelolah komplek tersebut untuk diberi peringatan keras.

Ia mengaku bahwa sebelumnya Forkopimka Jabon, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat sudah sepakat untuk mensterilkan tempat tersebut dari praktek prostitusi.

“Serta mengembalikan ke pokok fungsinya seperti semula, yaitu menjadi pemukiman penduduk,” ucapnya.

Sementara itu dihadapan penyidik, ketiga PSK itu mengaku bahwa mereka terpaksa melakukan pekerjaan tersebut karena tidak memiliki pekerjaan lain.

Mereka juga sudah tahu kalau ditempat itu sudah dilarang untuk melakukan praktek-praktek prostitusi “Tidak ada pekerjaan lain, terpaksa kami lakukan untuk mencukupi kebutuhan hidup sehari-hari,” ujarnya. (imams)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*