Cak Nur Letakkan Batu Pertama Pembangunan Masjid Al-Ikhlas

Wakil Bupati Sidoarjo H. Nur Ahmad Syaifuddin, SH meletakkan batu pertama pembangunan Masjid Al Ikhlas di Perumahan Puri Indah, Kecamatan Sidoarjo.

SIDOARJO (beritasidoarjo.com) Wakil Bupati Sidoarjo H. Nur Ahmad Syaifuddin, SH meletakkan batu pertama pembangunan Masjid Al Ikhlas di Perumahan Puri Indah, Kecamatan Sidoarjo, Minggu (23/9/2018).

Pembangunan Masjid diatas lahan Fasilitas Umum (Fasum) seluas 800 m2 itu dalam rangkaian peringatan Haul Syaikhuna Gus Khahar yang ke 3 dengan menghadirkan KH.Husein Rifai dari Sidoarjo untuk memberikan tausyaha kepada para jamaah yang hadir.

Wakil Bupati Sidoarjo H. Nur Ahmad Syaifuddin dalam kesempatan itu meminta kepada seluruh masyarakat untuk bergotong royong dalam pembangunan Masjid Al Ikhlas.

Dikatakan oleh pria yang akrab dipanggil Cak Nur itu bahwa segala sesuatu yang dipikul bersama dengan penuh kekompakan, maka semuanya akan mudah terwujud.

“Saya yakin kalau tujuan itu baik dan kita kompak, tujuan itu akan cepat tercapai,” katanya.

Cak Nur juga mengucapkan terima kasih atas terselenggaranya pembangunan Masjid Al Ikhlas yang dimulai dengan kegiatan sholawat bersama, karena menurut dia bahwa bersholawat adalah suatu kebutuhan yang harus ada di Kabupaten Sidoarjo.

Diungkapkan oleh Cak Nur bahwa bersholawat adalah obat menyelesaikan permasalahan yang ada dan bersholawat merupakan bentuk kecintaaan kepada baginda Nabi Muhammad SAW yang lemah lembut.

“Mulai anak muda sampai tua. Senang sholawat, cinta kepada rasululloh. Insyaalloh semua urusan itu menjadi beres,” ungkapnya.

Dituturkan oleh Cak Nur bahwa kegiatan bersholawat saat ini sudah menggejala pada anak-anak muda yang menandakan kalau kegiatan bersholawat semakin dicintai oleh generasi muda.

“Kalau orang-orang muslim ini semua bersholawat, cinta kepada rasul. Saya yakin kehidupan mereka akan terdidik seperti apa yang dilakukan oleh Rasulullah Shallallahu ’alaihi wa sallam,” tuturnya.

Sementara itu. Ketua Panitia Perencanaan Pembangunan Masjid Al Ikhlas Achmad Jainul Afani menjelaskan bahwa pembangunan Masjid Al Ikhlas diperkirakan menelan biaya sebesar Rp 2 Milyar.

“Bangunannya seluas 250 m2,” jelasnya.

Ia menargetkan bahwa pengerjaan Masjid Al Ikhlas akan selesai dalam waktu enam bulan dan diperkirakan sudah bisa ditempati pada Bulan Ramadhan tahun depan.

“Masjid Al Ikhlas tidak hanya digunakan untuk sholat saja. Kegiatan bersholawat juga akan dilakukan secara rutin,”  pungkasnya. (imams/kominfo)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*