Kominfo Beri Pelatihan Pengembangan Pemasaran Produk Melaui Internet

Sekjend Kominfo RI Farida Dwi Cahyarini (tengah,red) saat membuka Forum Sosialisasi Belanja dan Jualan Online di pendopo Delta Wibawa.

SIDOARJO (beritasidoarjo.com) Sekretaris Jenderal (Sekjend) Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia (Kominfo RI) Farida Dwi Cahyarini membuka Forum Sosialisasi Belanja dan Jualan Online di pendopo Delta Wibawa, Selasa (6/11/2018).

Pelatihan pengembangan pemasaran produk melaui internet yang diselenggarakan oleh Kominfo RI itu diikuti oleh ratusan pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) diwilayah Kabupaten Sidoarjo.

Farida Dwi Cahyarini mengatakan bahwa UMKM di Sidoarjo sangat luar biasa dan tidak salah kalau Kabupaten Sidoarjo dijuluki sebagai kota UMKM.

“Pemerintah telah membangun  roadmap e commers sejak 4 tahun yang lalu.  Tepatnya tahun 2014,” katanya.

Diungkapkan oleh Farida Dwi Cahyarini bahwa pemerintah selalu berupaya memberikan perhatian lebih terhadap keberadaan pelaku UMKM dengan memberikan berbagai kemudahan bagi kemajuan UMKM di Indonesia, seperti kemudahan pemberian kredit maupun dana hibah.

Kementerian Kominfo RI sendiri juga sudah membuat Rencana Strategi (Renstra)  e commers dengan harapan ditahun 2020, Indonesia bisa meraup USD 130 milyar dari transaksi e commers tersebut.

“Mungkin Sidoarjo ini adalah salah satu kota UMKM yang bisa diharapkan nanti mensupport UMKM di seluruh Indonesia,” ungkapnya.

Ia juga mengungkapkan bahwa saat ini pelaku UMKM sudah memanfaatkan teknologi internet untuk mempromosikan dagangannya, namun masih lebih besar  yang berbelanja online atau sekitar 30 persen dan yang berjualan online sekitar 19 persen.

Ada banyak keuntungan dalam berbelanja maupun berjualan online, salah satunya produk yang dijual lebih luas jangkauannya dalam pemasaran serta faktor keamanan dalam bertransaksi antara penjual dan pembeli menjadi kelebihannya.

“Makin aman sebetulnya,” ujarnya.

Dijelaskan oleh Farida Dwi Cahyarini bahwa Kementerian Kominfo telah memberikan fasilitas kepada masyarakat untuk dapat menjalankan e commers dengan lebih cepat, yaitu dengan membangun jaringan internet melalui palaparing atau kabel dibawah laut.

Dimana pengerjaannya sudah dilakukan, diwilayah barat Indonesia pengerjaanya sudah 100 persen, diwilayah tengah sudah 80 persen dan diwilayah timur sudah 70 persen.

“Sidoarjo ini termasuk yang Barat,” jelasnya.

Kepala Dinas Kominf Kabupaten Sidoarjo Drs. Y. Siswojo menyampaikan bahwa berdasarkan data yang dirilis tahun 2017 ada sekitar 206 ribu pelaku UMKM di Kabupaten Sidoarjo.

Menurut Siswojo bahwa di era informasi teknologi saat ini, para pelaku UMKM diharapkan dapat memanfaatkannya dalam mengenalkan produknya.

“Lewat handphone android semua bisa dilakukan,” sampainya.

Karena mau tidak mau, suka tidak suka para pelaku dihadapkan pada perkembangan teknologi sehingga para pelaku UMKM harus melek IT (Informasi Teknologi). (imams/kominfo)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*