Bursa Inovasi Desa Sebagai Upaya Pemerintah Kembangkan UMKM

Bupati Sidoarjo H. Saiful Ilah, SH, M.Hum diwawancari wartawan seusai membuka Bursa Inovasi Desa dilapangan Tennis Indoor Gor Delta Sidoarjo.

SIDOARJO (beritasidoarjo.com) Bupati Sidoarjo H. Saiful Ilah, SH, M.Hum membuka pameran hasil karya inovasi warga Kabupaten Sidoarjo yang dikemas dalam Bursa Inovasi Desa dilapangan Tennis Indoor Gor Delta Sidoarjo, Kamis (8/11/2018).

Bupati Sidoarjo H. Saiful Ilah mengtakan bahwa dalam perspektif desa membangun di Kabupaten Sidoarjo masih terkendala adanya keterbatasan kapasitas aparat pemerintah dan masyarakat desa yang perlu dilakukan pembinaan lebih.

Dimana kualitas tata kelola maupun sistem pengelolaannya harus mendukung agar terwujud regulasi dan kebijakan pemerintah untuk membangun inovasi supaya Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) di setiap desa bisa semakin berkembang.

“Pemerintah (Kabupaten,red) Sidoarjo akan memberikan penghargaan bagi desa yang telah menunjukkan inovasinya. Nantinya penghargaan tersebut akan dijadikan acuan desa-desa lain untuk mengembangkan inovasi yang dimiliki,” katanya.

Ketua Tim Pendamping Desa Dies Nil Fariadi menyampaikan bahwa kegiatan yang memamerkan ribuan hasil karya inovasi warga Sidoarjo itu diikuti oleh 332 desa dari 18 Kecamatan se-Kabupaten Sidoarjo.

Disampaikan oleh Dies Nil Farida bahwa bursa inovasi desa digelar untuk meningkatkan ekonomi desa dan sumber daya manusia, khususnya yang berada dikawasan pedesaan.

“Yang dipamerkan ini, seluruhnya merupakan hasil karya UMKM dari desa masing-masing sesuai program Kemendes PDTT,” sampainya.

Menurut Dies Nil Fariadi bahwa acara tersebut merupakan pemacu untuk meningkatkan sumber daya manusia, hasil karya serta kreatifitas masyarakat Kabupaten Sidoarjo yang memiliki beragam karya dan nilai jual.

“Kita bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab,red) Sidoarjo bermaksud memberikan keluasan dalam membuat terobosan atau inovasi dalam mengelola keterampilan dan mengelola keuangan desa dengan benar sehingga bisa meningkatkan ekonomi desa,” ucapnya.

Ditambahkan oleh Dies Nil Fariadi bahwa dengan memanfaatkan Dana Desa (DD), Tim Pendamping Desa se Kabupaten Sidoarjo akan mengawasi seluruh desa yang menjadi peserta aktif.

Sedangkan untuk proses pelaksanaan implementasi program inovasi desa saat ini tengah dipadukan untuk menjadi penunjang bagi efektifitas pelaksanaan program dari Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT).

“Karena Dana Desa semestinya tidak harus hanya digunakan untuk infrastuktur saja. Tapi juga untuk menunjang perekonomian masyarakat, mengelola hasil karya masyarakat yang memiliki nilai jual,” tambahnya. (imams)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*