Spesialis Pencuri HP Digulung Polisi

Ketiga tersangka beserta barang bukti diamankan di Mapolresta Sidoarjo.

SIDOARJO (beritasidoarjo.com) Anggota Satuan Reserse dan Kriminal (Satreskrim) Kepolisian Resor Kota (Polresta) Sidoarjo tiga orang tersangka spesialis pencuri Handphone (HP), Selasa (27/11/2018).

Ketiga tersangka yang berhasil diamankan itu, antara lain Agus Taufan (30 tahun) warga Desa Pager Ngumbuk-Kecamatan Wonoayu, Masykur (46 tahun) warga Desa Sambirampak Kidul-Kecamatam Kota Anyar-Kabupaten Probolinggo dan Samsul (44 tahun) warga Malang.

Kepala Satuan (Kasat) Reskrim Polresta Sidoarjo Kompol Muh. Harris mengatakan bahwa ketiganya ditangkap oleh Unit Pidana Umum (Pidum) Satreskrim Polresta Sidoarjo dalam dua perkara dengan kasus yang sama.

“Ketiga tersangka itu, mencuri HP korbannya ketika sedang lengah,” katanya.

Dijelaskan oleh Kompol Muh. Harris bahwa ketiga tersangka tersebut menjalankan aksinya di tempat yang berbeda, diantaranya tempat kost yang berada diwilayah Desa Ketegan-Kecamatan Tanggulangin dan disebuah warung kopi (Warkop) di Desa Pager Ngumbuk-Kecamatan Wonoayu.

Ia juga menjelaskan bahwa untuk yang kejadian di Warkop, tersangka menjalankan aksinya ketika korban sedang tertidur pulas dan HP milik korban terjatuh ke tanah.

“Tersangka langsung mengambil dan memasukkannya kedalam saku celana, kemudian beranjak pergi dari lokasi pencurian,” jelasnya.

Sementara itu untuk kejadian di Desa Ketegan, Haris menuturkan bahwa tersangka merupakan orang kepercayaan pemilik sebuah toko yang diberi kewenangan untuk menjaga tokonya.

Setiap malam, tersangka selalu melakukan kontrol terhadap situasi dan kondisi di sekitar took. Namun ketika melihat ada kamar kost yang pintunya terbuka dan penghuninya sedang tidur, tersangka langsung menjalankan aksi jahatnya dengan mengambil 2 unit HP milik korban.

“Secara diam-diam, tersangka mengambil HP korban yang tertidur pulas dan pintu kamar dalam keadaan terbuka,” tuturnya.

Berdasarkan laporan dari korban, ketiga tersangka berhasil ditangkap dilokasi yang berbeda beserta barang bukti 2 unit HP dengan merk Samsung type J 7 Pro warna Gold dan merk Vivo Type Y 65 warna putih gold.

Akibat perbuatannya, ketiga tersangka akan dijerat dengan pasal 363 KUHP yang ancaman hukumannya 5 tahun penjara. (imams)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*