Tabrakan Beruntun, Satu Orang Pengendara Sepeda Tewas Dilokasi Kejadian

Petugas Laka Lantas Polresta Sidoarjo bersama Polsek Wonoayu langsung melakukan olah TKP.

WONOAYU (beritasidoarjo.com) Kecelakaan beruntun yang melibatkan satu mobil dan tiga sepeda motor menyebabkan satu orang meninggal dunia terjadi di jalan raya Desa Tanggul, Kecamatan Wonoayu, Rabu (2/1/2019).

Kanit Laka Lantas Polresta Sidoarjo Iptu Sugeng Sulistyono mengatakan bahwa akibat kecelakaan tersebut seorang guru yang bernama Ferry Febrianto, warga Desa Ketimang RT 07 RW 02, Kecamatan wonoayu meninggal dilokasi kejadian.

Dikatakan oleh Iptu Sugeng Sulistyono bahwa berdasarkan keterangan saksi-saksi, kecelakan beruntun yang terjadi sekitar pukul 10.00 WIB itu melibatkan sebuah Mitsubishi Expander Nomor Polisi (Nopol) W 1406 VC dikemudikan Ustman Ihsan (66 tahun) warga jalan raya Seruni No. 137, Kecamatan Gedangan dengan sepeda motor Honda Vario Nopol W-5202-ZZ yang dikendarai oleh Ferry Febrianto.

“Mobil Expander masuk ke jalur berlawanan, kemudian menyerempet sepeda motor Honda yang melaju dari arah berlawanan atau dari barat ke timur,” katanya.

Dijelaskan oleh Sugeng Sulistyono bahwa setelah menabrak sepeda motor yang dikendarai Ferry Febrianto hingga tewas dilokasi kejadian, mobil Expander warna putih tersebut menabrak sepeda motor Honda CB Nopol S 2569 HM yang dikendarai Dian Ahmad (29 tahun) yang berboncengan dengan Wahyudi (29 tahun) keduanya waraa Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto.

“Beruntung, kedua warga Mojokerto hanya mengalami luka ringan dan kerusakan pada motornya saja,” jelasnya.

Masih menurut Sugeng bahwa setelah menabrak sepeda motor Vario dan CB yang melaju dari arah bersamaan, mobil Expander kehilangan kendali dan menabrak sepeda motor Honda Revo Nopol W 2890 NP dikendarai Mustakim (49 tahun) warga Dusun Tawangsari, Desa Simoketawang RT 04 RW 02, Kecamatan Wonoayu.

“Korban mengalami luka ringan dan motornya rusak dibagian depan,” ucapnya.

Petugas Laka Lantas Polresta Sidoarjo bersama Polsek Wonoayu langsung melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan membawa korban ke Rumah Sakit (RS) Anwar Medika dan RS Yapalis di Krian untuk dilakukan perawatan intensif.

Sedangkan semua kendaraan yang terlibat kecelakaan beruntun tersebut dibawa ke Mapolresta Sidoarjo sebagai barang bukti.

“Dugaan sementara kecelakaan diduga karena kekurang hati-hatiannya pengendara mobil Mitsubishi Expander yang masuk ke jalur belawanan sehingga mengakibatkan terjadinya kecelakaan,” terangnya.

Pihaknya juga akan melakukan proses lebih lanjut dengan memeriksa saksi-saksi, seperti para pengendara dan warga setempat yang melihat langsung kronologi kejadian tersebut. (imams)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*