Tabrak Pengendara Sepeda Motor Hingga Tewas, Mantan Ketua DPRD Jadi Tersangka

H. Ustman Ihsan saat berada diruang penyidik Polresta Sidoarjo.

SIDOARJO (beritasidoarjo.com) Mantan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sidoarjo H. Ustman Ihsan akhirnya ditetapkan sebagai tersangka oleh penyidik Kepolisian Resor Kota (Polresta) Sidoarjo, Sabtu (5/1/2019).

Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasat Lantas) Polresta Sidoarjo Kompol Fahrial Saleh Siregar bahwa pria 66 tahun dari Desa Seruni, Kecamatan Gedangan itu ditetapkan sebagai tersangka setelah melalui serangkaian proses penyidikan.

“Yang bersangkutan sudah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus tersebut,” katanya.

Diungkapkan oleh Kompol Fahrial Saleh Siregar bahwa penetapan tersangka terhadap pria yang juga pernah menjadi calon Bupati Sidoarjo itu adalah sepenuhnya kewenangan dari penyidik, namun dugaan sementara ada unsur kelalaian yang dilakukan oleh tersangka.

“Dengan penetapan tersangka itu berarti ada dugaan unsur kelalaian yang dilakukan tersangka ketika mengemudikan mobilnya,” ungkapnya.

Meskipun sudah ditetapkan sebagai tersangka, penyidik tidak melakukan penahanan terhadap H. Ustman Ihsan karena yang bersangkutan dalam keadaan sakit.

Sehingga setelah menjalani pemeriksaan, tersangka diperbolehkan pulang oleh penyidik.

“Dia sakit, makanya jadi pertimbangan penyidik untuk tidak menahannya,” ucapnya.

Sebagaimana diketahui bahwa tersangka terlibat kecelakaan beruntun yang terjadi di jalan raya Desa Tanggul, Kecamatan Wonoayu pada hari Rabu (2/1/2019) lalu.

Saat itu tersangka mengendarai Mitsubishi Expander Nomor Polisi (Nopol) W 1406 VC melaju di jalur berlawanan sehingga menabrak 4 sepeda motor yang berada didepannya, yaitu Honda Vario Nopol W 5202 ZZ yang dikendarai Ferry Febrianto (23 tahun) guru asal Desa Ketimang, Kecamatan Wonoayu.

Dimana guru olahraga yang mengajar di Sekolah Dasar Negeri (SDN) Tanggul itu meninggal dunia dilokasi kejadian karena mengalami luka cukup parah.

Korban lainnya adalah Ahmad Miftakhul Ilmi (24 tahun) warga Desa Lebanwaras, Kecamatan Wringinanom, Gresik yang mengendarai sepeda motor Honda Megapro Nopol W 3709 BO.

Sedangkan korban selanjutnya adalah Mustakim (49 tahun) warga Tawangsari, Desa Simoketawang, Kecamatan Wonoayu yang mengendarai sepeda motor Honda Revo Nopol W 2890 NP.

Serta Dian Ahmad (29 tahun) dan Wahyudi (29 tahun) warga Jetis, Mojokerto yang saat itu berboncengan dengan menggunakan sepeda motor Honda CB Nopol S 2569 HM, akibatnya keempat korban mengalami luka-luka dalam kecelakaan tersebut. (imams)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*