Beli Topeng Barongan Dengan Uang Palsu, Warga Kediri Masuk Bui

Tersangka beserta barang bukti saat diamankan di Polsek Krian.

KRIAN (beritasidoarjo.com) Agung Tri Saputro (19 tahun) warga Desa Kayen Kidul, Kecamatan Kayen, Kabupaten Kediri berhasil diamankan oleh anggota Unit Reserse dan Kriminal Kepolisian Sektor (Reskrim Polsek) Krian.

Kapolsek Krian Kompol M. Kholil mengatakan bahwa tersangka diamankan oleh anggotanya setelah membeli topeng barongan milik korban yang berinisial SH dengan menggunakan uang palsu.

Dikatakan oleh Kompol M. Kholil bahwa dalam menjalankan aksinya, tersangka mengajak berkenalan korbannya yang merupakan seorang penjual topeng melalui media sosial facebook.

Kemudian terjadilah transaksi diantara keduanya, kemudian mereka bertemu diwilayah Krian setelah terjadi kesepakatan bahwa harga topeng barongan milik korban sebesar Rp 2.850.000.

“Tersangka membayar dengan uang pecahan Rp 100 Ribu kepada korban yang ternyata palsu. Hal ini diketahui korban karena warnanya agak pudar,” katanya.

Dijelaskan oleh M. Kholil bahwa setelah mengetahui mendapatkan uang palsu dari tersangka, korban langsung melaporkannya ke Polsek Krian.

Begitu mendapatkan laporan dari korban, anggota Reskrim Polsek Krian langsung bergerak cepat dan berhasail mengamankan tersangka di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Krian.

“Tersangka berhasil kami amankan dilokasi SPBU wilayah Krian,” jelasnya.

Masih menurut M. Kholil bahwa berdasarkan pengakuan dari tersangka, ia mendapat uang palsu pecahan Rp 100 ribu itu dari seseorang yang berinisial NR warga Subang-Jawa Barat.

Untuk setiap Rp 1 juta uang asli, tersangka akan mendapatkan uang palsu sebesar Rp 4 juta dan transaksinya dilakukan secara online.

“Atas perbuatannya, tersangka akan dijerat dengan pasal 36 ayat (2) dan (3) UU No. 7 tahun 2011 tentang mata uang,” pungkasnya. (imams)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*