Mayat Perempuan Tanpa Identitas Ditemukan Mengapung di Sungai Porong

PORONG (beritasidoarjo.com) Sesosok mayat tanpa identitas berjenis kelamin perempuan ditemukan mengapung di Sungai Porong dengan kondisi tanpa busana, Senin (14/1/2019).

Jasad mayat tanpa identitas yang dievakuasi dari dalam Sungai Porong dibawa ke RS Bhayangkara Pusdik Gasum Porong untuk dilakukan visum.

Kapolsek Porong Kompol Adrial mengatakan bahwa penemuan mayat dengan posisi telungkup yang membuat geger warga bantaran Sungai Porong di Desa Kebonagung, Kecamatan Porong itu, pertama kali ditemukan oleh Warimin warga Dusun Kluweh RT 02 RW 01, Desa Kebonagung sekitar pukul 07.00 WIB saat akan membersihkan sungai.

“Saat itu saksi sedang bersih-bersih dipinggiran sungai. Saksi mencium bau tak sedap, kemudian mencari asal dari bau tersebut. Dan menemukan sesosok mayat yang tersangkut ditumbuhan sungai dengan kondidi yang sudah membengkak,” katanya.

mendekati mayat itu, untuk memastikan, apa benar itu mayat manusia. Setelah di dekati, ternyata benar tertelungkup dan bau tidak sedap serta kondisi sudah membengkak itu merupakam mayat manusia,” terang Kapolsek Porong menirukan saksi.

Dijelaskan oleh Porong Kompol Adrial bahwa penemuan mayat oleh saksi tersebut langsung diberitahukan kepada Catur, warga sekitar dan diteruskan ke Kusnan Ketua RT setempat.

Selanjutnya Kusnan melaporkan penemuan mayat itu ke Kepala Desa (Kades) Kebonagung dan langsung dilaporkan ke Polsek Porong agar ada penanganan lebih lanjut.

“Anggota kami yang menerima laporan, langsung mendatangi TKP (Tempat Kejadian Perkara,red) dan langsung melakukan evakuasi korban dari dalam sungai,” jelasnya.

Kanit Reskrim Polsek Porong Ipda Sulasno menerangkan bahwa mayat yang belum diketahui identitasnya itu langsung dilarikan ke Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Pusdik Gasum Porong untuk dilakukan visum.

“Ciri-ciri mayat itu, tinggi badan diperkirakan 160 centimeter dan berusia sekitar 40-43 tahun,” terangnya.

Menurut Ipda Sulasno bahwa untuk sementara, dari ditubuh korban tidak ditemukan adanya tanda-tanda luka akibat penganiayaan.

Untuk itu, pihaknya akan segera melakukan koordinasi dengan beberapa desa yang berada di pinggir Sungai Porong untuk mengetahui identitas korban.

Ia juga menghimbau kepada masyarakat, jika ada keluarga yang kehilangan salah satu anggota keluarganya agar segera melapor ke Polsek Porong.

“Kami belum mengetahui penyebab kematiannya karena masih dalam proses penyelidikan,” pungkasnya. (imams)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*