Dalam Dua Pekan, Polresta Sidoarjo Berhasil Ungkap 24 Kasus Narkoba

Kapolresta Sidoarjo Kombespol Zain Dwi Nugraha saat acara press realease kasus Narkoba dihalaman Mapolresta Sidoarjo.

SIDOARJO (beritasidoarjo.com) Diawal tahun 2019 ini, Kepolisian Resor Kota (Polresta) Sidoarjo berhasil mengamankan 29 orang tersangka terkait penyalahgunaan dan peredaran Narkoba diwilayah hukum Sidoarjo.

Hal itu disampaikan oleh Kapolresta Sidoarjo Kombespol Zain Dwi Nugraha saat acara press realease dihalaman Mapolresta Sidoarjo, Rabu (16/1/2019).

Kombespol Zain Dwi Nugraha mengatakan bahwa penangkapan 29 tersangka Narkoba itu berasal dari 24 kasus yang berbeda dan satu diantaranya adalah seorang perempuan.

“Pengungkapan itu terhitung mulai dari tanggal 1 hingga 15 Januari 2019,” katanya.

Dari para tersangka, anggota Satresnarkoba Polresta Sidoarjo berhasil mengamankan barang bukti 5,54 gram ganja, 23,05 gram Sabu-sabu, 1.634 butir pil koplo dan uang tunai sebesar Rp 620 ribu.

Ditegaskan oleh Zain Dwi Nugraha bahwa 29 tersangka berstatus pengedar yang merupakan para residivis dan sudah keluar masuk bui dengan kasus yang sama.

“Dari 29 tersangka yang diamankan ini hampir semuanya masuk pengedar dan orang lama,
banyak dari tersangka ini adalah residivis,” tegasnya.

Menurut Zain Dwi Nugroho bahwa dengan banyaknya kasus Narkoba yang berhasil diungkap, ini membuktikan kalau peredaran dan penyalahgunaan Narkoba diwilayah hukum Sidoarjo relatif tinggi.

Maka dari itu, Polresta Sidoarjo akan terus melakukan upaya preemtif dan preventif dalam pencegahan dan pemberantasan dengan cara yang sistematis.

“Upaya pencegahan sudah kita lakukan dengan memasukkan kurikulum P4GN (Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba,red) didalam pendidikan pada sekolah-sekolah di Sidoarjo, mulai dari jenjang SMP (Sekolah Menengah Pertama,red),” ujarnya.

Polisi berpangkat melati tiga itu menjelaskan bahwa pihaknya juga melakukan dengan tindakan represif terhadap penggunaan Narkoba dan akan terus melakukan pendalaman serta pengembangan terhadap semua kasus terkait Narkoba.

“Sidoarjo adalah daerah penyangga yang wilayahnya luas, berbatasan dengan Surabaya dan daerah lain. Hal itu menjadi salah satu faktor Sidoarjo menjadi tempat transit narkoba,” pungkasnya. (imams)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*