Selundupkan Sabu 2 Kg Lebih, Warga Sampang Ditangkap

JUANDA (beritasidoarjo.com)- Osmanhas (47) warga Dusun Lon Kebun, Ketapang Sampang Madura,penumpang pesawat Air Asia QZ 321 diamankan oleh aparat pengamanan Bandara Internasional Juanda Surabaya di Sidoarjo.
Ia diamankan lantaran kedapatan membawa narkotika jenis sabu seberat 2,625  gram.
Penangkapan dilakukan oleh tim gabungan dari Bandara diantaranya, KPPBC Tipe Madya Pabean Juanda, Kanwil DJBC Jatim II, BPIB Surabaya, BNNP Jatim, Imigrasi dan Pengamanan Lanudal Juanda Surabaya di Sidoarjo.
Osmanhas penumpang pesawat Air Asia ini tiba di Juanda Surabaya pada Senin (25/3/2019) sekitar pukul 11.00 WIB.
Saat diperiksa barang bawaan berupa dua kardus yang berisi Vacuum Cleaner mencurigakan, kemudian Petugas Customs Narcotics Team memeriksa barang tersebut.
Dari hasil pemeriksaan dengan menggunakan X-Ray, dalam pemeriksaan petugas menemukan bungkusan putih di dalam dua kardus tersebut.
“Setelah dilakukan pemeriksaan secara detail melalui laboratorium benda tersebut merupakan Methamphetamine atau sabu,” kata Budi Harjanto Kepala Bea dan Cukai Bandara Juanda, di kantornya, Rabu (27/3/2019).
Menurut Budi, modus yang dilakukan oleh pelaku ini sering dilakukan oleh kurir yang lain. Sabu yang di bawa oleh pelaku ini cukup lumayan banyak, yakni seberat 2,620  gram.
“Pelaku merupakan kurir, menurut pengakuannya sabu akan di bawa ke wilayah Madura. Setelah berhasil mengirim pelaku akan mendapatkan imbalan sebesar Rp 1,5 juta,” terang Budi
Lebih lanjut Budi menjelaskan, dalam upaya penggagalan ini, pihaknya berhasil menyelamatkan sebanyak 5.250 generasi muda. Dengan asumsi perhitungan 1 gram sabu di komsumsi dua orang.
“Pelaku akan dijerat dengan pasal 113 ayat (1) dan (2) UU RI No 35 tentang narkotika dengan ancaman 20 tahun penjara, atau hukuman seumur hidup,” jelasnya.(kb1)

JUANDA (kabarsidoarjo.com)- Osmanhas (47) warga Dusun Lon Kebun, Ketapang Sampang Madura,penumpang pesawat Air Asia QZ 321 diamankan oleh aparat pengamanan Bandara Internasional Juanda Surabaya di Sidoarjo.
Ia diamankan lantaran kedapatan membawa narkotika jenis sabu seberat 2,625  gram.
Penangkapan dilakukan oleh tim gabungan dari Bandara diantaranya, KPPBC Tipe Madya Pabean Juanda, Kanwil DJBC Jatim II, BPIB Surabaya, BNNP Jatim, Imigrasi dan Pengamanan Lanudal Juanda Surabaya di Sidoarjo.
Osmanhas penumpang pesawat Air Asia ini tiba di Juanda Surabaya pada Senin (25/3/2019) sekitar pukul 11.00 WIB.
Saat diperiksa barang bawaan berupa dua kardus yang berisi Vacuum Cleaner mencurigakan, kemudian Petugas Customs Narcotics Team memeriksa barang tersebut.
Dari hasil pemeriksaan dengan menggunakan X-Ray, dalam pemeriksaan petugas menemukan bungkusan putih di dalam dua kardus tersebut.
“Setelah dilakukan pemeriksaan secara detail melalui laboratorium benda tersebut merupakan Methamphetamine atau sabu,” kata Budi Harjanto Kepala Bea dan Cukai Bandara Juanda, di kantornya, Rabu (27/3/2019).


Menurut Budi, modus yang dilakukan oleh pelaku ini sering dilakukan oleh kurir yang lain. Sabu yang di bawa oleh pelaku ini cukup lumayan banyak, yakni seberat 2,620  gram.
“Pelaku merupakan kurir, menurut pengakuannya sabu akan di bawa ke wilayah Madura. Setelah berhasil mengirim pelaku akan mendapatkan imbalan sebesar Rp 1,5 juta,” terang Budi
Lebih lanjut Budi menjelaskan, dalam upaya penggagalan ini, pihaknya berhasil menyelamatkan sebanyak 5.250 generasi muda. Dengan asumsi perhitungan 1 gram sabu di komsumsi dua orang.
“Pelaku akan dijerat dengan pasal 113 ayat (1) dan (2) UU RI No 35 tentang narkotika dengan ancaman 20 tahun penjara, atau hukuman seumur hidup,” jelasnya. (kb1)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*