Tolak Rencana Kenaikan Harga BBM, SPSI Ancam Demo Besar-besaran

Ratusan buruh yang tergabung dalam SPSI Sidoarjo menolak rencana kenaikan harga BBM di depan gedung DPRD Kabupaten Sidoarjo.

SIDOARJO (beritasidoarjo.com) Ratusa buruh yang tergabung dalam Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) Sidoarjo, melakukan aksi unjuk rasa di depan gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sidoarjo, Rabu (7/3/2012).

Mereka menolak rencana pemerintah yang akan menaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) sebesar Rp 1.500 dari Rp 4.500 menjadi Rp 6.000 per 1 April 2012.

Mereka berpendapat bahwa dengan kenaikan harga BBM sebesar Rp 1.500 itu dirasa cukup memberatkan nasib para kaum buruh.

“Kalau harga BBM dinaikan, kami menuntut agar ada revisi undang-undang terkait UMK,” kata koordinator unjuk rasa, Suprapto.

Karena dengan diberlakukannya kenaikan harga BBM itu tanpa dibarengi dengan kenaikan Upah Minimum Kabupaten (UMK) dirasa akan semakin memberatkan biaya hidup kaum buruh.

Sebab menurut, Suprapto, baru tiga bulan kenaikan upah buruh berjalan, pemerintah sudah berencana menaikkan harga BBM yang akan berdampak pada kenaikan harga-harga kebutuhan bahan pokok.

“Baru tiga bulan kita merasakan kenaikan UMK, namun kini pemerintah sudah berencana menaikkan harga BBM yang tentunya akan berdampak pada kehidupan kaum buruh,” ucapnya.

Maka dari itu SPSI Sidoarjo berencana akan mengajak semua serikat buruh di Kabupaten Sidoarjo melakukan unjuk rasa besar-besaran pada tanggal 14 Maret 2012 nanti. (imams)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*

PKB&GardaS

beritasidoarjo

beritasidoarjo

beritasidoarjo

beritasidoarjo